ADA APA DENGAN MASJID AL-AQSHO, TAHUKAH KITA? (SERI KE-34)

BismilLah.

34). Yahudi Zionis Kerahkan Terompet Perak Untuk Memenangkan Perang

Sahabat, tahukah Anda bahwa aksi perang bagi Yahudi Zionis adalah sebuah keniscayaan untuk mengusir musuh-musuh dari negeri mereka. Hal ini tergambar dari kutipan Kitab Taurat berikut,

“Ketika berada di negerimu, jika kamu berperang melawan musuh yang menindasmu, kamu harus meniup terompet panjang-panjang agar diingat di hadapan Tuhan, ALLAH-mu, dan kamu akan diselamatkan dari musuh-musuhmu.” (Bilangan 10:9)

Dan Alloh Tabaroka wa Ta’ala taqdirkan bahwa “negeri mereka” saat ini bernama ISRAEL, yang mereka peroleh dengan cara membeli tanah secara paksa (dengan pinjaman RIBA dan pengenaan pajak yang mencekik leher), atau mengambil-alih tanah secara paksa (dengan merujuk TATA KOTA dan sertifikat kepemilikan baru), atau mengusir pemilik sah tanah secara paksa (dengan tumbuhnya KOMUNITAS pemukim ILEGAL yang mengancam keamanan warga asli).

Semua itu demi mendapatkan kegembiraan atas perkembangan keberadaan mereka di tanah yang dikuasai, sebagaimana kutipan Kitab Taurat berikut:

“Dan pada hari-hari kegembiraanmu … Kamu harus meniup terompet.” (Bilangan 10:10)

Gambaran kemenangan dalam perang bukanlah isapan jempol atau sekedar ucapan para Rabbi, bahkan termaktub dalam kitab mereka yang dinukilkan sebuah situs sbb:

“Tiuplah terompet di Sion, Bunyikanlah tanda bahaya di gunung-Ku yang suci! Biarlah semua penghuni bumi gemetar, Karena hari Hashem telah tiba! Hari itu sudah dekat.” (Yoel 2:1)

Keberanian mereka menguat di Hari Raya Yahudi “Rosh Hashanah” yang lalu, hingga enam orang ditangkap karena meniup terompet sebagai isyarat ibadah dan perang. Terompet mereka pun dirampas.

Namun pada akhirnya, mereka semua yang semula ditangkap, ternyata tidak didakwa oleh polisi Israel secara hukum, dan terompet-terompet pun dikembalikan. Jadi pada dasarnya, pemukim illegal dan polisi Israel, sama saja kedudukan mereka dalam menghinakan Masjid Al-Aqsho. Aksi diatas terekam dalam situs berikut:

Untuk Pertama Kalinya Sejak Bait Suci Kedua: Terompet Dibunyikan di Bukit Bait Suci, Terompet Perak Dibunyikan sebagai Seruan Perang (bertanggal 06 Oktober 2024).

Pelaksanaan aksi para pemukim illegal tersebut tentu saja bukan tanpa alasan. Mereka bergerak lebih aktif karena dorongan semangat dari para Rabbi, diantaranya lembaga Yahudi yang bernama “The Temple Institute”.

Bahkan sebuah situs melakukan klaim bahwa semakin banyak prajurit IDF (Israel Defense Force) yang mengangkat senjata untuk peperangan rohani (dengan perlindungan Tuhan), sudah tentu merujuk ayat dalam kitab mereka (Bilangan 10:9) diatas.

Dan saksikan penulisan paragraf khusus yang didedikasikan kepada lembaga tersebut, yakni:

“Perang baru ini tidak terkecuali. Kemajuan IDF ke Gaza telah disertai dengan tiupan shofar, tetapi kali ini terompet perang telah melangkah maju. Berkat kontribusi dari Temple Institute di Yerusalem, beberapa prajurit mendapat hak istimewa untuk mendengar terompet perak yang dijelaskan dalam Bilangan 10. Taurat mengatakan bahwa ketika tentara Yahudi pergi berperang, para Imam harus membunyikan dua terompet perak “agar kamu diingat di hadapan TUHAN, ALLAH-mu, dan kamu akan diselamatkan dari musuhmu” (Bilangan 10:9). Para peneliti di Temple Institute telah membuat terompet yang sesuai dengan yang digunakan oleh para pemain terompet Lewi pada zaman Bait Suci, seperti yang dijelaskan dalam sumber-sumber Yahudi. Temple Institute awalnya membuat terompet perak sebagai persiapan untuk penggunaan sebenarnya di Bait Suci yang telah dipugar, tetapi setelah perang meletus, mereka menyerahkannya ke tangan para rabi IDF untuk dibunyikan sesuai dengan perintah dalam Kitab Bilangan 10. Ini mungkin pertama kalinya terompet semacam itu digunakan dalam pertempuran oleh orang-orang Yahudi sejak zaman Alkitab.”

Tulisan diatas terekam dalam situs berikut: Terompet Perak Perang (bertanggal 28 Nopember 2023).

Bagaimana sikap lembaga The Temple Institute sendiri? Saksikan pada saluran Youtube mereka, dan juga melalui tautan ini (sila klik). Di bawah ini adalah video yang ditampilkan (sebagai cadangan bilamana mereka hapus)

Demikian catatan kami, semoga bermanfa’at dan mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.

Rujukan tambahan : Terompet Berperang dan Terompet Berdamai