
BismilLah.
Ketika perhatian kaum Muslimin pada hari-hari ini fokus pada Gaza – Palestina, yang warganya terus gigih melawan kebengisan Zionis Israel, bahkan sudah melampaui 450 hari, ternyata ada “benang merah” yang hampir tidak terlihat oleh kita.
Benang merah itu sebenarnya sudah warga Gaza nyatakan terang-terangan, bahwa mereka bersedia berkurban apa saja, harta dan nyawa sekalipun untuk membela Qiblat pertama ummat Islam, Masjid Al-Aqsho.
Sebaliknya, pemukim ilegal Zionis Israel juga terang-terangan ingin merebut situs masjid kedua diatas Bumi itu, dan akan diubah menjadi tempat ibadah “Kuil” Yahudi ke-III.
Apa bukti dari pernyataan diatas?
Kesaksian Seorang Pasukan Zionis Israel Atas Adanya Foto Masjid Al-Aqsho di Setiap Rumah Warga Gaza – 05 Juni 2024 @royanewsenglish
Provokasi Menteri Zionis Israel : Itamar Ben Gvir Saat Memimpin Penyerbuan ke Masjid Al-Aqsho – 05 Juni 2024 @middleeasteye
Syaikh Ikrimah Sabri Bicara Tentang Kemuliaan Masjid Al-Aqsho dan Hak Beribadah Muslimin Di Sana – 19 Pebruari 2024 @middleeasteye
Lantas apakah semua ummat Islam berada dalam satu pemahaman atas keutamaan masjid ketiga mulia itu, setelah keutamaan Masjid Al-Harom dan Masjid An-Nabawiy? Ternyata tidak.
Ada satu “firqoh” dalam tubuh ummat ini yang punya pemahaman berbeda atas keberadaan Masjid Al-Aqsho. Siapakah mereka? Satu kata, “Syi’ah”. Apakah benar demikian?
Yuk kita simak makalah ringkas berikut, silakan bisa pembaca unduh dengan klik tautan ini.
Lalu bagaimana pemahaman ummat Islam dan Ulama tentang Masjid Al-Aqsho? Yuk simak buku online dengan klik tautan disini, bagi pembaca yang ingin mendukung karya penyusun, bisa pesan disini.
Demikian catatan kami, semoga bermanfa’at dan mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.